Lebih Dekat dengan Sosok Amar Bachti, Kepala Sekolah SMKN 5 Makassar
Makassar, Radar Jakarta News.com.
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dahulunya bernama Sekolah Teknologi Menengah (STM) Pembangunan Ujung Pandang.
Pada tahun 1997 STM Pembangunan Ujung Pandang berubah nama menjadi SMKN 5 Makassar berdasarkan nomenklatur Menteri P & K dimana semua sekolah kejuruan dinamai SMK dengan nomor 036/0/1997.
SMKN 5 Makassar dipimpin oleh H. Amar Bachti, S.Pd., M.M selaku Kepala Sekolah (Kasek).
Ditemui Radar Jakarta News com di ruang kerjanya saat lalu, Amar begitu dia akrab disapa mengatakan, kepala sekolah harus mampu memberikan motivasi dan inspirasi kepada para siswa dan guru - guru. Hal ini diharapkan agar para siswa dan guru - guru merasa nyaman dan tergerak hatinya untuk belajar bersungguh - sungguh dan berkarya.
"Saya harapkan para siswa dan guru - guru merasa nyaman belajar dan mengabdi di SMKN 5 Makassar," kata Amar dengan senyum sumringah.
Dia pun menganjurkan para murid dan guru menerapkan 3 S yaitu, Salam, Senyum, dan Sapa.
Untuk diketahui, terdapat sebelas Program Keahlian di SMKN 5 Makassar, yakni:
-Konstruksi, gedung, sanitasi dan perawatan (4 tahun).
-Informasi Geospasial (4 tahun).
--Teknik Elektronika Industri (4 tahun).
-Teknik Mekatronika (4 tahun).
-Teknik Tenaga Listrik (4 tahun).
-Teknik Pendingin dan Tata Udara (3 tahun).
-Teknik Fabrikasi Logam dan Manufaktur (4 tahun).
-Teknik Pengelasan (3 tahun).
-Teknik Manajemen Perawatan Otomotif (4 tahun).
-Teknik Alat Berat (3 tahun).
-Teknik Komputer dan Jaringan (3 tahun).
SMKN 5 Makassar yang berada di Jalan Sunu No.162 Makassar ttercatat memiliki akreditasi A.
Adapun motto sekolah kejuruan ini adalah: Ayo Berubah untuk Maju (Let's Change for Getting Progress).
Sebagai informasi, SMK kejuruan adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja di bidang tertentu.
Pemerintah mendirikan SMK sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional (sisdiknas) bertujuan untuk menghasilkan tenaga kerja terampil yang memiliki kemampuan sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan persyaratan dunia kerja, serta mampu mengembangkan potensi diri dalam mengadopsi dan beradaptasi dengan perkembangan ilmu.
Perlu diketahui, SMK di Indonesia berdiri sejak tahun 1853. Sekolah kejuruan pertama di Indonesia adalah Ambachts School van Soerabaia (Sekolah Pertukangan Surabaya). (advertorial).
Reporter: Andi Razak BW/redaksi.
Tidak ada komentar